Pengarang : Anif Sirsaeba, MBQ
Tebal : 236 Halaman
Sinopsis :
“Saudaraku tercinta, buku ini merupakan ‘jeritan hati’ saya sebagai seorang Muslim yang terus berusaha memperbaiki diri dan iman. Ya, sebuah jeritan hati usai melihat, mengamati, merekam dan merefleksi fenomena-fenomena sosial yang bertutur tentang keruntuhan sendi-sendi moral bangsa ini sebagai akibat dari gelora cinta, bara asmara, dan libido seksual yang tak terkendali dan tak termenejemeni dengan baik.
“Sungguh, bangsa ini sedang dirundung ancaman serius “virus cinta-nafsu” atau saya lebih senang menyebutnya dengan istilah ‘virus merah jambu’. Yaitu, virus cinta yang bangkit dan tumbuh subur karena dorongan fisik, seksual, dan erotisme yang menggelora-gelora tanpa bisa dikendalikan oleh di penderitanya.
Begitulah Ustadz Anif Sirsaeba, seorang dai muda, dan pengarang nasioanal papan atas kita menyapa para penggemarnya dalam buku terbarunya ini. Di buku ini, Ustadz Anif menyajikan kepada kita segala persoalan “virus cinta” dengan lincah, lancar, mengalir dan apa adanya; kadang meledak-ledak, kadang blak-blakan, tanpa tedheng aling-aling, kadang mendayu-dayu, kadang lembut, tenang, halus dan dalam.
Dibalut dengan kisah-kisah nyata yang emsional, sentimental dan menghanyutkan perasan, serta diperkuat dengan dalil-dalil valid yang bersumber dari turast; Al-Quran, As-Sunnah, maupaun sirah shahabah, Anda akan dibuat terhenyak, tersentak, merenung, merinding, menangis, dan mungkin marah, ketika mengetahui fenomena “virus cinta merah jambu” disekitar kita. Dan setelah itu, Anda akan diajak dengan bijak bagaimana mengelolanya sesuai Al-Quran dan A-Sunnah agar “virus cinta” itu bisa menjadi energi positif yang bermakna, dan… barakah tentunya.